The Local Taste, Tea

Sore hari menikmati matahari terbenam sambil makan pisang goreng dan teh hangat sangatlah Sejak jaman dahulu, orang Indonesia telah mengkonsumsi teh. Teh pun telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Teh (Camelia Sinensis), dibawa pemerintah Belanda ke nusantara, terutama daerah dataran tinggi untuk ditanam dan dikembangkan sebagai tanaman produksi.

Sisa dari perkebunan teh di Indonesia (seluas 126 251 ha pada tahun 2009) yang merupakan peninggalan Belanda masih dapat ditemukan misalnya di Gunung Mas, Goalpara dan Malabar di Jawa Barat. Saat ini perkebunan teh terbesar terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Utara. Teh yang dihasilkan dari perkebunan teh Indonesia ada dua jenis yaitu teh hijau dan teh hitam.

101_1887

Indonesia merupakan negara penghasil teh peringkat ke delapan di dunia, dan pengekspor teh peringkat ke sembilan di dunia, kalah dari Inggris, Arab Saudi dan Jerman yang tidak memiliki kebun teh. Teh Indonesia dikenal sebagai teh yang murah harganya. Apabila teh asal China akan dihargai puluhan dollar sekilonya maka teh Indonesia hanya dihargai 1 dollar perkilo 😦

Aku sendiri sangat menyukai mengkonsumsi teh lokal, terutama yang tidak memiliki merek ternama. Mari minum teh lokal 🙂

Burung Surga, Cendrawasih

Bird of Paradise atau Burung Surga, merupakan julukan bagi burung khas pulau Papua ini. Burung berbulu indah yang digunakan oleh si jantan untuk memikat si betina sehingga mau dikawini ini, banyak terdapat di Papua dan Australia. Pulau Papua Indonesia lah, tempat terbanyak ditemukan burung ini dan menggunakannya sebagai lambang provinsi. Menurut informasi ada 28 species burung Cendrawasih ditemukan di pulau berbentuk Kepala Burung ini.

Saat ini burung Cendrawasih berada dalam ancaman punah dikarenakan perburuan, penangkapan liar dan deforestasi. Oleh karena itu, pemanfaatan bulu burung masih diperbolehkan hanya terbatas pada upacara adat.

Bunga Khas Indonesia, Rafflesia Arnoldi

101_5783Rafflesia Arnoldi atau Padma raksasa, merupakan bunga khas Indonesia. Di dunia, bunga ini hanya ditemukan di hutan Jawa, Kalimantan dan Sumatera. Nama Rafflesia Arnoldi berasal dari nama si penemu tumbuhan parasit, Dr.Joseph Arnold dan Gubernur Jendral Inggris, Sir Thomas Stamford Raffles.

Ditemukan oleh Dr.Joseph Arnold pada 1818 di hutan Sumatera, tumbuhan ini unik karena tidak memiliki daun sama sekali sehingga tidak mampu berfotosintesis. Nutrisi yang diperlukan tumbuhan ini diambil dari inangnya sendiri. Selain itu tumbuhan ini juga tidak memiliki akar dan batang, sehingga hanya terlihat bunganya saja.

Keunikan lainnya yaitu ukurannya yang sangat besar dan berbau seperti sampah. Bau tersebut merupakan daya tarik untuk serangga yang hinggap di tubuhnya dan menjadi makanannya.

Bunga yang tumbuh selama 9 bulan namun hanya mekar selama 5-7 hari saja ini, merupakan lambang dari provinsi Bengkulu, karena diyakini hanya di Bengkulu lah bunga ini masih ada sampai sekarang. Beberapa species dari bunga ini telah dikembangkan di luar Bengkulu, seperti misalnya di Kebun Raya Bogor.

Legitnya Macaron

101_2418   101_2419

Kue bentuk bundar berwarna-warni tampak menarik perhatianku di sebuah toko kue di daerah Senayan, Jakarta. Macaron, kue asal Perancis ini dibuat dari tepung almond dicampur kelapa, gula, telur dan bahan lainnya, sehingga kelihatan keras tapi ketika digigit ternyata renyah. Macaron ini memiliki berbagai macam rasa seperti vanilla, cokelat, green tea dan lain-lain, juga terdiri dari berbagai warna. Rasa yang paling seru menurutku yaitu pistachio dan green tea.

101_2420    101_2421

 

Saking terkenalnya macaroon ini, di beberapa tempat di Indonesia dapat terlihat toko kue yang hanya menjual macaron dari berbagai jenis, rasa dan warna. Sudah pernah mencobanya? Kalau belum, coba deh…pasti akan mencobanya lagi 🙂

101_2422   101_2423

Dewa Berkepala Gajah yang Pintar dan Bijak, Ganesha

101_2469

Didalam ajaran agama Hindu, para dewa menikah dan memiliki pasangan, termasuk Mahadewa, Dewa Siwa atau Civa atau Siva. Menurut ajaran Hindu, Dewa Siwa memiliki pasangan bernama Parwati. Sebelumnya Dewa Siwa memiliki isteri bernama Sati. Namun Sati meninggal dunia karena membakar diri untuk membuktikan kesuciannya dalam mencintai dan memuja Siwa, suaminya di depan keluarganya, ketika Ayahnya menghina Siwa. Bagian tubuh Sati kemudian terbelah dan setiap belahan tubuhnya menjadi bagian-bagian dari kuil.

Sati kemudian menitis pada Parwati, puteri seorang raja dari kerajaan di Himalaya, bernama Himawan. Parwati sering disebut juga dengan nama Dewi Durga atau Kali. Dari pernikahannya dengan Parwati inilah, Siwa memiliki dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Dua anak laki-laki nya dikenal banyak orang bernama Kartikeya dan Ganesha. Sedangkan anak perempuannya tidak banyak disebut.

101_2470

Ganesha, anak bungsu dewa Siwa awalnya terlahir tidak berkepala gajah, namun karena terkena pancaran mata ketiga ayahnya sendiri, akibat kemarahan yang sangat besar, kepala ganesha pun terpenggal. Ganesha pun hidup kembali dengan kepala gajah.

Ganesha memiliki kecerdasan, kebijaksanaan dan keseimbangan yang luar biasa. Dia memiliki seekor tikus kecil yang menjadi sahabat sekaligus kendaraannya. Tikus putih yang merupakan penjelmaan seorang yang sombong. Karena kesombongannya itu dia pun dikutuk menjadi seekor tikus dan harus melayani atau menemani Ganesha kemanapun.

Pada peninggalan benda-benda purbakala, terutama kerajaan Hindu, patung Ganesha berbagai ukuran banyak ditemukan. Ganesha memiliki perut yang besar karena terlalu pintar sehingga otaknya tidak mampu menampung dan lari ke perutnya. Selain itu, dia sangat suka sekali makan, terutama masakan ibunya, Parwati.

Hewan Khas Asia dan Afrika, Badak

Pernah dengar istilah ‘muka badak’? Kasihan juga sebetulnya Badak ya dijadikan ungkapan untuk orang yang tidak tahu malu. Padahal Badak yang nama latinnya Rhinoceros, sekarang populasinya sedang terancam. Kenapa terancam? Karena habitatnya yang kian menyusut dan berubah fungsi juga perdagangan satwa. Badak, seperti juga Harimau, Gajah dan Beruang banyak diambil bagian dari tubuhnya untuk obat dan makanan. Sekarang ini Badak Jawa, salah satu jenis Badak di Indonesia, hanya bisa ditemui di Ujung Kulon, karena hanya sedikit luas hutan yang tersisa di pulau Jawa. Sedangkan Badak Sumatera, masih dapat ditemukan di hutan-hutan Sumatera dan Taman Nasional.

Selain itu, dari Badak sendiri juga membuat populasinya sedikit jumlahnya. Badak diketahui sulit berkembang biak dan memiliki banyak anak, apalagi ketika sedang dalam keadaan stress, maka akan lebih sulit berkembang biak. Di dunia ini, Badak hanya dapat ditemukan di benua Asia dan Afrika.

The Giant Lizzard, Komodo

Indonesia ternyata merupakan salah satu negara yang memiliki hewan unik sedunia, yaitu Komodo atau bahasa latinnya Varanus komodoensis. Hewan berbentuk seperti kadal namun sangat besar, karena itu sering disebut sebagai kadal raksasa, tinggal di pulau bernama Komodo, Rinca, Flores, Gili dan pulau-pulau kecil lainnya di Nusa Tenggara.

101_2384

Hewan ini sehari-hari mengkonsumsi hewan yang lebih kecil darinya seperti kambing, kijang, dll., dan memiliki panjang tubuh rata-rata 2-3 meter dengan bobot sekitar 70 kg. Diperkirakan hewan ini sudah ada sejak masa jaman es, dan merupakan bentuk kecil dari Dinosaurus.

komodo

Saat ini keberlangsungan hidup Komodo mengalami ancaman dikarenakan perubahan habitatnya. Oleh karena itu pemerintah Indonesia menetapkan pulau Komodo sebagai Taman Nasional.

101_5776

Taman Nasional Komodo berlokasi diantara pulau Sumbawa dan pulau Flores, dibentuk pada tahun 1980. Kawasan pulau Komodo memang sengaja dijadikan Taman Nasional Komodo untuk melindungi habitat dan keberlangsungan hidup yang terancam punah.

Komodo cuma ditemukan di Indonesia, karena itu Indonesia pun mengajukan Taman Nasional Komodo sebagai Unesco Heritage Site.

101_5777

Tidak hanya komodo, di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, juga terdapat keanekaragaman fauna laut seperti dugong, dan lain-lain.

101_5778

The Coffee

Udah nonton film “Filosofi Kopi” atau baca bukunya? Nah kalau udah baca dan lihat filmnya pasti terkagum-kagum sama minuman yang namanya Kopi. Untuk membuat secangkir kopi, dibutuhkan biji kopi yang tepat . Tahukah kamu, ternyata Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Dan kopi termahal di dunia yaitu kopi Luwak juga adanya di Indonesia.

Aku sendiri pernah melihat proses panen kopi Luwak. Ternyata ya, biji kopi Luwak itu, berasal dari kotoran hewan bernama Luwak. Hah? Iya, jangan kaget dulu, jadi ceritanya hewan sejenis musang bernama Luwak itu suka banget mengkonsumsi sama yang namanya tanaman kopi. Nah, ternyata kotorannya si Luwak juga masih berupa biji kopi. Itu karena si Luwak nggak punya sistem pencernaan makanan yang baik untuk menghancurkan makanan yang dia konsumsi. Jadi biji kopi yang dia makan, keluarnya ya tetap biji kopi. Biji kopi ini kemudian dibersihkan dan dimasak jadi asal biji kopi Luwak yang terkenal mahal itu. Kenapa mahal? Karena prosesnya tidak gampang dan si Luwak tidak setiap hari makan biji kopi. Jadi harus dikondisikan Luwak nya makan biji kopi. Di pusat pembibitan dan tanaman kopi di Jawa Timur, beberapa Luwak nya di taruh di kandang dan diberi makan biji kopi. Tujuannya memastikan ketersediaan biji kopi Luwak secara teratur.

Kopi (coffea sp), merupakan salah satu tanaman yang populer di Indonesia terutama untuk ekspor. Tanaman kopi dibawa masuk ke Indonesia pada 1696 oleh Belanda. Kopi yang dibawa waktu itu jenis Arabika, yang dibawa dari daerah Malabar, India. Oleh pemerintah Belanda kopi ditanam di daerah Batavia (Jakarta sekarang) yaitu daerah Pondok Kopi, Sukabumi dan Bogor. Tapi akibat bencana banjir, tanaman kopi di daerah ini musnah. Tanaman kopi ditanam di tempat lain, termasuk Jawa Barat dan pulau lain seperti Sumatera, Sulawesi, Bali dan Timor.

Kopi Indonesia lalu mulai diekspor pada 1711 dan sampai pada pertengahan abad ke-19, kopi Jawa jenis Arabika merupakan kopi terbaik didunia. Bahkan pada 1920 Baru pada 1876, ketika penyakit karat daun melanda tanaman kopi Arabika, kopi jenis ini pun hanya bisa hidup diketinggian lebih dari 1000 m dpl yang mengakibatkan produksi kopi merosot. Perkebunan kopi yang masih tersisa sekarang seperti di Ijen (Jawa Timur), Bukit Barisan (Sumatera Barat), Toraja (Sulawesi Selatan), Mandailing, Sidikalang dan Lintong (Sumatera Utara) dan Gayo (Aceh).

Jenis kopi lain yaitu Liberica pun diperkenalkan pada 1875 oleh Belanda namun juga tidak sesukses Arabika karena rasanya yang lebih asam. Sebagian besar perkebunan kopi kemudian juga dihancurkan oleh buruh perkebunan kopi. Perkebunan kopi jenis ini masih dapat ditemui di Jawa Tengah, Jambi dan Kalimantan.

Di tahun 1900, Belanda mengenalkan jenis kopi Robusta yang lebih tahan penyakit dengan perawatan yang lebih mudah namun produksinya lebih banyak. Kopi jenis Robusta berasal dari Afrika Barat juga lebih banyak kadar caffeinnya dan bisa dibuat sebagai kopi instan, sehingga mudah dikonsumsi oleh semua kalangan. Robusta pun ditanam didaerah-daerah yang ketinggiannya kurang dari 1000 m dpl, di Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur menggantikan Arabika. Kopi Indonesia sekarang ini berada di peringkat keempat sebagai penghasil kopi terbaik di dunia.

Dari beberapa artikel yang aku baca, kopi memiliki manfaat buat kesehatan, meskipun untuk orang yang mempunyai penyakit maag atau lambung disarankan untuk tidak mengkonsumsi kopi. Manfaat kopi misalnya dapat mencegah penyakit jantung dan stroke atau mengurangi sakit kepala.

Beruang Madu

Ingat sama kartun Winnie the Pooh? Tokoh beruang madu yang lucu dan selalu dikelilingi oleh teman-temannya. Nah, kalau dalam kenyataannya, bagaimana ya beruang madu aslinya?

Beruang madu bernama latin Helarctos malayanus, merupakan spesies beruang paling kecil di dunia. Beruang ini hidup di hutan tropis Asia dan memakan apa saja yang tumbuh dan hidup di hutan, seperti buah-buahan, tanaman, serangga dan lain-lain.

Dikarenakan beruang ini suka tinggal di pepohonan, bermain, tidur dan beristirahat di batang-batang pohon dan sumber makanannya tersedia sepanjang tahun, beruang ini pun tidak memerlukan hibernasi seperti beruang lainnya.

Saat ini kehidupan Beruang Madu mengalami ancaman dengan beralihnya fungsi hutan, deforestasi, ilegal logging, kebakaran hutan dan perdagangan satwa. Bagian tubuh Beruang Madu banyak diperjual belikan di pasar gelap sebagai ramuan obat.

Di Indonesia, Beruang Madu termasuk dalam binatang yang dilindungi sejak 1973.

Wayang, The Indonesia’s Heritage

101_2066

Pertama kali aku menonton pertunjukan wayang ketika aku masih kecil, sekitar umur 7 tahunan. Waktu itu aku diajak bapakku untuk menonton Wayang orang di gedung pertunjukan di Jakarta. Aku lupa lakonnya apa waktu itu. Sejak saat itu, aku menjadi suka dengan Wayang, terutama Wayang Orang. Aku sering menonton lakon ketoprak di salah satu stasiun televisi lokal yang mirip dengan Wayang Orang setelah itu.

101_2068

Wayang, kesenian lokal Indonesia yang berkembang pesat di Jawa dan Bali, dan mendapat pengaruh dari budaya lokal Jawa bercampur dengan agama Hindu. Ada beberapa jenis Wayang di Indonesia, seperti Wayang Orang, Kulit, Beber dll.

101_1864

Pada 7 November 2003,  Badan Budaya dan Pendidikan Dunia, UNESCO menetapkan Wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Kesenian Wayang hanya dimiliki oleh Indonesia, bahkan pada masa penyebaran Islam oleh sunan-sunan di Jawa, media Wayang-lah yang digunakan untuk menyebarkan ajaran Islam.

101_1878

Biasanya kesenian wayang mengambil lakon dari cerita Mahabrata dan Ramayana atau cerita tentang kerajaan di masa Jawa Kuno.

Sekarang ini, kesenian Wayang sering dipertunjukan di pernikahan dan acara-acara khusus terutama acara budaya dan seni Jawa.

101_2476