Pantai Karang Bolong di Jawa Tengah

Pantai Karang Bolong merupakan salah satu nama pantai di Propinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kebumen. Pantai ini tidak terlalu dikenal oleh masyarakat, karena ombaknya besar, sehingga berbahaya untuk berenang. Pantai ini disebut dengan Karang Bolong dikarenakan adanya gugusan karang yang bolong di sisi timur pantai ini.

Karang bolong berupa gua tersebut, memiliki panjang 30 m, lebar 10 m, dan tinggi 5 m. Diperkirakan gua karang tersebut sudah terbentuk sejak 30-15 juta tahun yang lalu. Namun tidak ditemukan ornament atau gambar relief di gua tersebut. Di karang-karang yang bolong inilah, sering ditemukan ikan karang yang dagingnya cukup enak.

Berpasir landai, pantai ini seharusnya cocok untuk bermain-main di pasirnya, sayangnya pasir ini mengalami abrasi terus menerus dikarenakan ombak yang kuat, sehingga menjadikan pantai ini tidak cocok untuk sekedar bermain-main. Kegiatan yang sering dilakukan di pantai ini yaitu memancing ikan karang.

Jadi apabila ingin mencoba memancing ikan karang sekaligus mengkonsumsinya, silahkan datang ke Pantai Karang Bolong ini ya…

Advertisements

The Marvellous Borobudur

borobudur lansdcape

Mentari pagi belum muncul dan suasana pagi itu masih gelap, ketika aku dan dua orang temanku memutuskan untuk berjalan ke atas bukit di Magelang. Ketika kami tiba di atas, kami pun melihat sang mentari sudah bersinar penuh dan terlihat dikejauhan sebuah kompleks candi yang megah. The marvellous Borobudur. Candi Buddha terbesar dan termegah di Indonesia, bahkan menjadi salah satu UNESCO heritage site.

101_1874

Candi berlokasi di Jawa Tengah ini memiliki luas 123×123 m² dengan 504 patung Buddha, 72 stupa terawang dan 1 stupa induk ini dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824. Pembangunan candi ini diperkirakan memakan waktu setengah abad.

101_1859

Arsitek dari candi dibawah pimpinan Gunadarma, dengan menggunakan 60.000 meter kubik batuan vulkanik dari Sungai Elo dan Progo yang terletak sekitar 2 km sebelah timur candi. Candi Borobudur yang tersusun dari dari 55.000 m³ batu, terdiri dari 2 juta potongan batu-batuan. Ukuran batu rata-rata 25 x 10 x 15 cm. Panjang potongan batu secara keseluruhan 500 km dengan berat keseluruhan batu 1,3 juta ton.

101_2081

Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar atau relief yang merupakan satu rangkaian cerita yang terususun dalam 1.460 panel. Panjang panel masing-masing 2 meter. Jadi kalau rangkaian relief itu dibentangkan maka kurang lebih panjang relief seluruhnya mencapai 3 km. Candi ini memiliki 10 tingkat, dimana tingkat 1-6 berbentuk bujur sangkar, sedangkan tingkat 7-10 berbentuk bundar.

borobudur temple

Arca yang terdapat di seluruh bangunan candi berjumlah 504 buah. Sedangkan, tinggi candi dari permukaan tanah sampai ujung stupa induk dulunya 42 meter, namun sekarang tinggal 34,5 meter setelah tersambar petir. Bagian paling atas di tingkat ke-10 terdapat stupa besar berdiameter 9,90 m, dengan tinggi 7 m. Namun sebenarnya masih ada 160 panel yang sengaja ditimbun di bagian paling bawah, berisi adegan Sutra Karmawibhangga (hukum sebab-akibat).

101_1868

Candi ini dibangun 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 400 tahun sebelum katedral-katedral agung di Eropa. Bentuk candi beraksitektur Gupta yang mencerminkan pengaruh India.

101_1873

Sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11, Candi Borobudur menjadi tempat peziarah umat Budha dari China, India, Tibet, dan Kamboja. Tingkat sepuluh candi melambangkan tiga divisi sistem kosmik agama Budha. Ketika kita memulai perjalanan mereka melewati dasar candi untuk menuju ke atas, mereka akan melewati tiga tingkatan dari kosmologi  Budhis dan hakekatnya merupakan “tiruan” dari alam semesta yang menurut ajaran Budha terdiri atas 3 bagian besar, yaitu: (1) Kamadhatu atau dunia keinginan; (2) Rupadhatu atau dunia berbentuk; dan (3) Arupadhatu atau dunia tak berbentuk.

borobudur-mark santiago phipinnes

Candi ini ditemukan pertama kali oleh Sir Thomas Stanford Raffles pada 1814 dalam kondisi rusak karena tertimbun letusan gunung Merapi. Proyek restorasi Borobudur secara besar-besaran kemudian dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910. Dengan bantuan dari UNESCO, restorasi kedua untuk menyelamatkan Borobudur dilaksanakan dari bulan Agustus 1913 sampai tahun 1983.

borobudur-isabel UK

Tahun 1970-an Pemerintah Indonesia dan UNESCO bekerja sama untuk mengembalikan keagungan Borobudur. Berbagai disiplin ilmu pengetahuan terlibat dalam usaha rekonstruksi Candi Borobudur yang dilakukan oleh Teodhorus van Erp tahun 1911,  Prof. Dr. C. Coremans tahun 1956, dan Prof.Ir. Roosseno tahun 1971. Tahun 1991 akhirnya Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO.

101_2086    borobudur view

101_1957   101_2090

 

 

 

 

Bangunan Lama Berpintu Seribu, Lawang Sewu

Ketika kita berkunjung ke Semarang, maka baiknya kita juga mengunjungi bangunan lama disana. Kenapa? Karena kota Semarang merupakan salah satu kota lama di Indonesia, dan kita masih bisa melihat bangunan lama dengan arsitektur yang bagus disana. Salah satu bangunan lama yang merupakan milik PT.KAI, yaitu Lawang Sewu.

101_2164

Disebut Lawang Sewu dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu sebanyak seribu buah. Bangunan eks kantor Nederland-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS, jawatan kereta api Belanda yang beroperasi di Semarang.

Bangunan ini diarsitekturi oleh Prof. Jacob F.Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Ouendag. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai di bangun pada 1907. Lawang Sewu ini terletak tidak jauh dari Tugu Muda. Pada masa kolonial Jepang, bangunan ini digunakan sebagai markas tentara Jepang. Pada 2011, bangunan ini pun dipugar untuk pertama kali, dan dimasukkan sebagai Bangunan Cagar Budaya.

The Coffee

Udah nonton film “Filosofi Kopi” atau baca bukunya? Nah kalau udah baca dan lihat filmnya pasti terkagum-kagum sama minuman yang namanya Kopi. Untuk membuat secangkir kopi, dibutuhkan biji kopi yang tepat . Tahukah kamu, ternyata Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Dan kopi termahal di dunia yaitu kopi Luwak juga adanya di Indonesia.

Aku sendiri pernah melihat proses panen kopi Luwak. Ternyata ya, biji kopi Luwak itu, berasal dari kotoran hewan bernama Luwak. Hah? Iya, jangan kaget dulu, jadi ceritanya hewan sejenis musang bernama Luwak itu suka banget mengkonsumsi sama yang namanya tanaman kopi. Nah, ternyata kotorannya si Luwak juga masih berupa biji kopi. Itu karena si Luwak nggak punya sistem pencernaan makanan yang baik untuk menghancurkan makanan yang dia konsumsi. Jadi biji kopi yang dia makan, keluarnya ya tetap biji kopi. Biji kopi ini kemudian dibersihkan dan dimasak jadi asal biji kopi Luwak yang terkenal mahal itu. Kenapa mahal? Karena prosesnya tidak gampang dan si Luwak tidak setiap hari makan biji kopi. Jadi harus dikondisikan Luwak nya makan biji kopi. Di pusat pembibitan dan tanaman kopi di Jawa Timur, beberapa Luwak nya di taruh di kandang dan diberi makan biji kopi. Tujuannya memastikan ketersediaan biji kopi Luwak secara teratur.

Kopi (coffea sp), merupakan salah satu tanaman yang populer di Indonesia terutama untuk ekspor. Tanaman kopi dibawa masuk ke Indonesia pada 1696 oleh Belanda. Kopi yang dibawa waktu itu jenis Arabika, yang dibawa dari daerah Malabar, India. Oleh pemerintah Belanda kopi ditanam di daerah Batavia (Jakarta sekarang) yaitu daerah Pondok Kopi, Sukabumi dan Bogor. Tapi akibat bencana banjir, tanaman kopi di daerah ini musnah. Tanaman kopi ditanam di tempat lain, termasuk Jawa Barat dan pulau lain seperti Sumatera, Sulawesi, Bali dan Timor.

Kopi Indonesia lalu mulai diekspor pada 1711 dan sampai pada pertengahan abad ke-19, kopi Jawa jenis Arabika merupakan kopi terbaik didunia. Bahkan pada 1920 Baru pada 1876, ketika penyakit karat daun melanda tanaman kopi Arabika, kopi jenis ini pun hanya bisa hidup diketinggian lebih dari 1000 m dpl yang mengakibatkan produksi kopi merosot. Perkebunan kopi yang masih tersisa sekarang seperti di Ijen (Jawa Timur), Bukit Barisan (Sumatera Barat), Toraja (Sulawesi Selatan), Mandailing, Sidikalang dan Lintong (Sumatera Utara) dan Gayo (Aceh).

Jenis kopi lain yaitu Liberica pun diperkenalkan pada 1875 oleh Belanda namun juga tidak sesukses Arabika karena rasanya yang lebih asam. Sebagian besar perkebunan kopi kemudian juga dihancurkan oleh buruh perkebunan kopi. Perkebunan kopi jenis ini masih dapat ditemui di Jawa Tengah, Jambi dan Kalimantan.

Di tahun 1900, Belanda mengenalkan jenis kopi Robusta yang lebih tahan penyakit dengan perawatan yang lebih mudah namun produksinya lebih banyak. Kopi jenis Robusta berasal dari Afrika Barat juga lebih banyak kadar caffeinnya dan bisa dibuat sebagai kopi instan, sehingga mudah dikonsumsi oleh semua kalangan. Robusta pun ditanam didaerah-daerah yang ketinggiannya kurang dari 1000 m dpl, di Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur menggantikan Arabika. Kopi Indonesia sekarang ini berada di peringkat keempat sebagai penghasil kopi terbaik di dunia.

Dari beberapa artikel yang aku baca, kopi memiliki manfaat buat kesehatan, meskipun untuk orang yang mempunyai penyakit maag atau lambung disarankan untuk tidak mengkonsumsi kopi. Manfaat kopi misalnya dapat mencegah penyakit jantung dan stroke atau mengurangi sakit kepala.