Malioboro

Kalau berkunjung ke kota Yogyakarta, biasanya kita akan mampir ke daerah Malioboro. Di Malioboro, kita bisa berbelanja oleh-oleh, barang-barang unik, wisata kuliner, atau sekedar window shopping.

Kawasan ini sudah menjadi pusat perdagangan dan pusat keramaian sejak masa silam. Berasal dari kata malioboro yang berarti karangan bunga, kata ini juga menurut informasi berasal dari nama seorang Inggris bernama Malborough.

Awalnya Jalan Malioboro ditata sebagai sumbu imaginer antara Pantai Selatan (Pantai Parangkusumo) – Kraton Yogya – Gunung Merapi. Malioboro mulai ramai pada era kolonial 1790 saat pemerintah Belanda membangun benteng Vredeburg pada tahun 1790 di ujung selatan jalan ini.

Jalan Malioboro menjadi semakin berkembang dan ramai dengan adanya pedagang-pedagang Tionghoa.

Saat ini Malioboro tetap menjadi salah satu destinasi utama di Yogyakarta dengan ciri khas nya warung lesehan.

Advertisements